BOS Telat Cair, Ombudsman Kirimkan Surat Klarifikasi untuk Disdik Bandung

webmasterBeritaLeave a Comment

Bandung – Ombudsman RI Perwakilan Jabar mengirimkan surat permintaan klarifikasi yang disampaikan untuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung terkait keterlambatan dana bantuan operasional sekolah (BOS) triwulan pertama 2011 di Kota Bandung.

“Kami baru akan meminta klarifikasi dari pihak Disdik Bandung. Hari ini kami mengirimkan surat klarifikasi yang harus dijawab Disdik,” jelas Kepala Ombudsman Perwakilan Jabar Haneda Sri Lastoto.

Toto, begitu akrab disapa, menyampaikan hal tersebut saat berbincang bersama detikbandung via ponsel, Selasa (29/3/2011).

Menurut Toto, surat klarifikasi itu ditembuskan pula kepada Wali Kota Bandung Dada Rosada, Wakil Wali Kota Bandug Ayi Vivananda dan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi.

“Surat permintaan klarifikasi itu berdasarkan adanya laporan kepada kami mengenai keterlambatan dana BOS di Bandung. Inti dari surat klarifikasi itu, kami mempertanyakan sejauh mana pelaksanaan pembagian dana bos dan kenapa terlambat,” ujar Toto.

Diberitakan sebelumnya, Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) dan Komite SMP se-Kota Bandung resmi mengadukan Disdik Bandung terkait keterlambatan pencairan dana BOS ke Ombudsman RI Perwakilan Jabar, Jalan PHH Mustofa, Rabu (23/3/2011). Mereka berharap Ombudsman menginvestigasi penyebab dana BOS untuk tingkat SD dan SMP sebesar Rp 53 miliar telat cair.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bandung Oji Mahroji mengatakan terlambatnya pencairan dana BOS terjadi akibat proses administrasi. Menurutnya, proses verifikasi data harus dilakukan secara teliti dan akurat sehingga memakan waktu yang cukup lama.

Keterlambatan pencairan dana BOS dinilai tidak masuk akal oleh Menteri Pendidikan Nasional M Nuh. Meskipun menerapkan sistem baru, menurutnya mekanisme atau proses pencairan dana BOS tidaklah rumit. Ia menganggap, kepala daerah yang telat mencairkan dana BOS kurang memiliki kapasitas dan komitmen.

“Kesimpulan saya, ini hanya masalah kapasitas (kemampuan daerah-red) dan komitmen. Tapi kapasitas kan bisa dipelajari,” ujar Nuh di Aston Tropicana, Jalan Cihampelas, Rabu (23/3/2011).

 

sumber :http://bandung.detik.com/read/2011/03/29/105848/1603464/486/ombudsman-kirimkan-surat-klarifikasi-untuk-disdik-bandung

Leave a Reply