BOS Triwulan Kedua DIY Cair

webmasterBeritaLeave a Comment

YOGYA (KRjogja.com) – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk siswa tingkat SD dan SMP periode triwulan kedua, telah cair terhitung mulai hari ini, Selasa (3/4). Besaran dana BOS periode ini mencapai total Rp65.396.357.500.

Koordinator BOS DIY, Singgih Raharja menuturkan, sebelumnya dana BOS triwulan pertama telah cair pada 4 Januari lalu dengan total anggaran Rp65.083.485.000. Besaran dana BOS triwulan kedua memang lebih besar dibandingkan dengan triwulan pertama karena adanya penambahan alokasi dana bagi sekolah yang belum terdata.

“Triwulan kedua ada penambahan dana karena ada 3 sekolah baru yang pada triwulan pertama belum dapat dana BOS. Kemungkinan karena saat melakukan pendataan akhir 2011, ketiga sekolah tersebut belum mendapat ijin operasional dan bulan Januari baru dapat ijin. Sehingga kita berikan dana bos triwulan kedua ini untuk masa dua triwulan,” ujarnya di kantor Dikpora DIY, Selasa (3/4).

Menurutnya, perubahan jumlah anggaran antar triwulan tersebut juga dikarenakan ada bebarapa sekolah yang di triwulan pertama kekurangan dan kelebihan dana BOS. Sehingga dilakukan perubahan atas alokasi. “Ini terjadi karena pendataan yang kurang bagus dan akurat. Tetapi tetap bisa diatasi di triwulan berikutnya dan jatah dana BOS setahun bisa pas,” paparnya.

Dijelaskan, kekurangan dan kelebihan dana BOS yang dimaksud terjadi misalnya pada sekolah yang dulu menjadi satu dengan salah satu SD di bantul. Kelebihan adalah pada penghitungan jumlah siswa. “Banyak yang melaporkan kelebihan dibawah 20 siswa dan akan kita lakukan penyesuaian di triwulan keempat, kalau yang signifikan atau diatas 50 siswa, akan dilakukan segera,” tuturnya.

Dana BOS sendiri akan disalurkan selama empat kali triwulan dengan total anggaran sekitar Rp270 miliar termasuk untuk dana cadangan. Cadangan dana dimaksudkan untuk antisipasi tambahan anggaran di triwulan ketiga saat penerimaan siswa baru dengan pergerakan jumlah siswa yang sangat cepat.

Besaran dana BOS yang akan diterima siswa sendiri adalah Rp580 ribu per siswa per tahun untuk tingkat SD dan Rp710 per siswa per tahun untuk tingkat SMP. Bagi sekolah yang kelebihan dan kekurangan dalam pendataan alokasi dana BOS diharapkan untuk segera lapor.

“Dana yang kurang atau lebih tidak perlu dikembalikan ke kas daerah karena akan diperhitungkan di triwulan berikutnya. Laporan disampaikan sekali setahun paling lambat pada tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Tetapi sekolah tetap harus lakukan pembukuan tiap bulan,” imbuhnya. (Aie)

Sumber=http://krjogja.com/read/123723/bos-triwulan-kedua-diy-cair.kr

Leave a Reply