Pencairan Dana BOS Masih Jadi Temuan

webmasterBeritaLeave a Comment

Dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Badung sudah dicairkan, yakni dana BOS triwulan pertama (Januari-Maret), kedua (April-Juni), dan ketiga (Juli-September). Sedangkan triwulah keempat (November-Desember) baru akan dicairkan pada awal November. Namun dari proses pencairan dan pertanggungjawaban dana BOS tersebut, masih ditemukan beberapa kesalahan di antaranya kesalahan administrasi surat pertanggungjawaban (SPj) dari masing-masing sekolah.

“Ada temuan, ya administrasinya saja. Tidak banyak, dan itu semuanya sudah diperbaiki. Karena hanya kesalahan administrasi saja,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Made Mandi, Rabu (21/8). Disebutkan pihaknya terus melakukan pengawasan dan monitoring semua penggunaan dana BOS. Menurutnya, di Badung hingga triwulan ketiga ini sudah cukup baik dalam proses maupun penggunaan anggarannya. “Kami dari dinas (kabupaten/kota) tetap melakukan pengawasan, dan semuanya berjalan dengan baik, tidak ada masalah yang berarti, semua sudah sesuai dengan aturan,” ujar Mandi. Dikatakannya, mekanisme pencairan BOS tahun ini tidak berbeda dengan tahun 2012. Dana BOS langsung dicairkan melalui masing-masing sekolah dari gelontoran pemerintah pusat melalui Disdikpora Provinsi Bali. Dana BOS ini termasuk dana dengan pos anggaran hibah. Setelah ditransfer ke masing-masing sekolah, pihak sekolah membuat SPj per triwulan yang disimpan di sekolah. Rekapitulasi dalam SPj tersebut dijadikan bahan audit tim pemeriksa. Sedangkan disdikpora kabupaten/kota mempunyai tanggung jawab monitoring dan menerima rekap laporan masing-masing sekolah dengan model K-7. Rekap berupa penggunaan dana BOS akan disetorkan ke provinsi dengan model K-8 awal Januari tahun depan atau direncanakan 5 Januari 2014 mendatang. “Kami dinas (kabupaten/kota) masuk tim pengawasan sekolah, pencairan dana per triwulan,” jelas Mandi. Dijelaskan rincian besaran dana BOS tahun ini berbeda-beda berdasarkan tingkatan. Untuk tingkat SD besaran dana BOS yang diterima Rp 580.000 per siswa per tahun. Tingkat SMP sebesar Rp 710.000 per siswa per tahun. Untuk SMA terbagi dalam dua semester yaitu sementer pertama (Januari-Juni) berupa Rintisan BOS (R-BOS) sebesar Rp 600.000 per siswa per tahun, dan semester kedua (Juli-Desember) berupa BOS dengan besaran Rp 500.000 per siswa per tahun

sumber : http://www.nusabali.com/opendoc.php?page=2&id=29757&date=2013-08-26%2001:50:41

Leave a Reply