Penerima BOS Madin Diprediksi Turun

webmasterBeritaLeave a Comment

Jombang (beritajatim.com) – Jumlah penerima bantuan operasional madrasah diniyah (BOS Madin) tahun ini diprediksi bakal menurun. Hal itu seiring dengan ketatnya aturan bagi Madin penerima BOS tersebut. Yakni, Pemprov Jatim menurunkan batas maksimal santri yang bisa memperoleh bantuan itu.

“Berbeda dengan tahun lalu. Untuk tahun ini berdasarkan juklak dan juknis BOS Madin terbaru yang dikeluarkan Pemprov Jatim, batas maksimal santri yang bisa menerima BOS diturunkan tiga tahun,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jombang, Senin (4/3/2013).

Untuk Madin Ula, lanjutnya, batas usia maksimal santri yang sebelumnya 15 tahun dikurangi menjadi 12 tahun. Sedangkan batas usia santri Madin Wustho yang sebelumnya 18 tahun dikurangi menjadi 15 tahun. Sehingga kedua lembaga menjadi setara SD/MI dan SMP/MTs. “Itu berarti, maksimal usia santri yang bisa memperoleh BOS Madin adalah 15 tahun,” tambahnya.

Kondisi itu secara otomatis bertentangan dengan kondisi riil di lapangan. Sebab di pesantren salaf, rata-rata usai santri Madin berusia lebih dari 15 tahun. Sebab banyak santri yang baru masuk pesantren salaf pasca lulus SD/MI.

Muntholib menjelaskan, pada 2012, total ada 43 lembaga Madin Ula dan 41 lembaga Madin Wustho penerima BOS. Total jumlah santri Madin Ula mencapai 4.504 orang, sedangkan Madin Wustho sebanyak 3.966. Lalu jumlah guru Madin Ula sebanyak 125 orang dan wustho 111 orang. Alokasi untuk tiap santri Madin Ula per bulan sebesar Rp 15 ribu sedangkan Madin Wustho Rp 25 ribu. Gurunya sendiri mendapat alokasi Rp 300 ribu per bulan.

Soal proporsi dana BOS Madin, Muntholip menerangkan, dana itu didapat dari sharing antara APBD provinsi Jatim dengan APBD Kabupaten Jombang. “Tahun lalu, untuk program tersebut dana pendamping yang dialokasikan di APBD sebesar Rp 882 juta mencakup keseluruhan untuk Madin Ula dan Wustho. Sedangkan dari provinsi, Rp 1,005 miliar untuk Madin Ula dan Rp 424 juta untuk Madin Wustho,” pungkasnya. [suf/kun]

Sumber : http://m.beritajatim.com/detailnews.php/11/Pendidikan&Kesehatan/2013-03-04/163828/Penerima_BOS_Madin_Diprediksi_Turun

Leave a Reply